Radang Tenggorokan Streptokokus

By | February 4, 2015

Radang Tenggorokan Streptokokus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut “Streptokokus grup A”. Sakit tenggorokan akibat streptokokus mempengaruhi tenggorokan dan tonsil. Tonsi adalah kedua kelenjar di tenggorokan, pada bagian belakang mulut. Sakit tenggorokan akibat streptokokus juga dapat mempengaruhi rongga suara (laring). Gejala yang sering ditemukan antara lain demam, nyeri pada tenggorokan dan kelenjar yang membengkak dileher. Sakit tenggorokan akibat streptokokus merupakan penyebab pada 37% nyeri tenggorokan pada anak.

Obat Amandel Alami

Radang tenggorokan yang di akibatkan bakteri Streptokokus menyebar melalui kontak erat dengan orang yang sakit. Agar yakin bahwa seseorang terjangkit sakit tenggorokan akibat streptokokus, diperluakan suatu pemeriksaan yang disebut kultur apus tenggorokan. Meskipun tanpa pemeriksaan ini, suatu kasus sakit tenggorokan akibat streptokokus yang khas dapat diketahui berdasarkan gejalanya. Antibiotik dapat membantu orang yang terkena sakit tenggorokan akibat streptokokus. Antibiotik adaah obat yang membunuh bakteri terutama digunakan untuk mencegah komplikasi seperti demam rematik.

Gejala Radang Tenggorokan Streptokokus

Gejala radang tenggorokan akibat streptokokus yang umum ditemukan adalah nyeri pada tenggorokan , demam lebih dari 38 °C (100,4 °F), °F), nanah (suatu cairan berwarna kuning atau hijau yang tersusun atas bakteri yang mati, dan sel darah putih) pada tonsil, dan kelenjar getah bening yang membengkak.

Dapat pula ditemukan gejala lain seperti :

  • Nyeri kepala (sakit kepala)
  • Muntah-muntah atau ingin muntah (mual)
  • Nyeri perut
  • Nyeri otot
  • Ruam (bintik kecil-kecil kemerahan) pada tubuh atau dalam mulut atau tenggorokan. Ini adalah tanda yang tidak sering ditemukan namun spesifik

Seorang yang terkena radang tenggorokan akibat streptokokus akan menunjukan gejala antara satu hingga tiga hari setelah berkontak dengan seorang yang sakit.

Penyebab Radang Tenggorokan Streptokokus

Radang tenggorokan streptokokus disebabkan oleh suatu tipe bakteri yang disebut Streptokokus beta-hemolitikus grup A (SGA). Bakteri atau birus lain juga dapat menyebabkan nyeri tenggorokan. Seorang penderia sakit tenggorokan akibat streptokokus melalui kontak langsung dan erta dengan seorang yang sakit. Penyakit ini dapat lebih mudah menyebar apabila berada dalam lingkungan yang pada diantaranya orang-orang dilingkungan militer atau sekolah. Bakteri SGA dapat mengering menjadi debu, namun tidak dapat menyebabkan orang menjadi sakit. Apabila bakteri dilingkungan dipertahankan tetap lembab maka sampai dengan 15 hari bakteri tersebut dapat menyebabkan seseorang menjadi sakit. Bakteri yang lembab dapat ditemukan pada benda-benda seperti sikat gigi. Bakteri ini dapat hidup dalam makanan, namun hal ini sangat jarang terjadi. Orang yang memakan makanan tersebut menjadi sakit, 12% anak tanpa gejala sakit tenggorokan akibat Streptokokus memiliki SGA di tenggorokan mereka dengan keadaan normal.

Radang tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri SGA ini memiliki beberapa gejala yang sama seperti penyakit lain. Karena hal ini, dapat sulit untuk mengetahui apakah seseorang mengalami sakit tenggorokan akibat streptokokus tanpa kultur tenggorokan atau uji strep cepat. Apabila orang tersebut mengalami demam dan nyeri tenggorokan disertai batuk, hidung berair, diare, dan mata terasa merah dan gatal, hal ini lebih mungkin orang tersebut mengidap radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus. Mononukleosis infeksiosa dapat menyebabkan kelenjar getah bening dileher membengkak dan nyeri tenggorokan, demam, dan dapat juga menyebabkan amandel membesar. Diagnosis penyakit ini dapat ditegakka dengan pemeriksaan darah. Namun, tidak ada pengobatan yang spesifik untuk mononukleosis infeksiossa.

Itulah sedikit tentang Radang Tenggorokan Streptokokus yang dapat anda simak dari mulai pengertidan gejala sampai dengan penyebabnya. Mohon maaf apabila ada banyak salah kata dan salah dalam penulisan.

Radang Tenggorokan Streptokokus

reposted by : obatamandelalami.com